Cara Membuat Jaringan WiFi Hotspot Sendiri|Lengkap & Mudah

Membuat WiFi Hotspot Sendiri

Tutorial ini bersifat basic sehingga bisa kamu terapkan dan kembangkan dimanapun seperti rumah,kantor,sekolah,kampus,cafe,hotel atau tempat lain yang ingin kampu pasang wifi hotspot.

Saya mebuat panduan ini dengan sangat detail sehingga pemula tetap bisa mengikuti dan dijamin berhasil membuat sistem wifi hotspot sendiri dengan fitur lengkap ala profesional.

Kamu bisa menggunakan wireless router sederhana yang terintegrasi dalah satu paket perangkat,jika hanya ingin sekedar share internet untuk satu atau dua perangkat dan akan menjadi kacau jika pengguna lebih dari tiga tanpa bandwidth management.

Saya menggunakan router mikrotik dan wireless AP UniFi secara terpisah agar jaringan wifi hotspot bisa diatur bandwidth nya dan bisa digunakan lebih dari 50 user secara bersamaan.

Apa Bedanya Jaringan Wireless Dengan WiFi?

Jaringan Wireless adalah istilah umum untuk jaringan komputer tanpa kabel yang menggunakan signal elektromagnetik dan udara sebagai media penghantarnya.

Jangkauan jaringan wireless ini tidak terbatas jaraknya hanya saja ada peraturan maximal power yang boleh digunakan oleh suatu pemamcar radio wireless agar tidak menimbulkan efek negatif terhadap mahluk hidup.

WiFi merupakan jaringan wireless yang jangkauan nya terbatas hanya beberapa ratus meter saja dan ditujukan untuk perangkat mobile seperti HP dan laptop.

Frekuensi yang digunakan oleh jaringan wireless juga tidak terbatas,namun karena digunakan di luar ruangan dan diarea yang luas maka penggunaan frekuensi jaringan wireless diatur oleh pemerintah.

Berbeda dengan jaringan WiFi yang jangkauan nya hanya ratusan meter yang biasa menggunakan frekuensi 2.4GHz dan 5GHz dengan power yang rendah sehingga tidak mempengaruhi peralatan lain seperti radar,sistem penerbangan,telemetri dll.

WiFi Hotspot Seperti Apa Yang Akan Kita Buat?

Wifi Hotspot yang akan kamu buat mempunyai kemampuan dan fitur yang sama seperti yang ditawarkan oleh para penyedia jasa layanan setting hotspot profesional misalnya:

  • Cllient otomatis konek ke internet dengan DHCP Server
  • Bisa Block client (HP ataupun laptop)
  • Mengatur kecepatan internet client
  • Mematikan dan menghidupkan internet otomatis
  • Anti hack
  • Multi SSID dengan VLAN
  • Sistem Voucher Hotspot
  • Memisahkan jaringan internal dengan hotspot

Bisakah Membuat Voucher Hotspot Untuk Dijual?

Bahkan kamu bisa membuat sistem voucher hotspot yang bisa kamu jual eceran untuk tetangga atau pelanggan setia bisnis mu dan mendapatkan tambahan income.

Cara membuat hotspot di artikel ini lebih untuk pembuatan hotspot sekolah,kantor ataupun rumah yang penggunaan nya gratis tanpa voucher baik open hotspot atau hotspot berpassword.

Tapi jika kamu ingin membuat hotspot sistem voucher untuk dijual,kamu bisa mengikuti tutorial cara membuat voucher hotspot .

Amankah membuat WiFi Hotspot Umum yang Menyatu Dengan Jaringan Lokal/LAN?

Untuk skenario tertentu seperti saya yang bekerja sebagai IT admin perusahaan dituntut untuk bisa memisahkan jaringan hotspot dengan jaringan internel kantor agar tidak kena hack oleh pengguna hotspot.

Dengan VLAN dan Firewall kamu bisa memisahkan jaringan hotspot dengan jaringan komputer internal di instansi/kantor tempat kamu bekerja.

Dengan begini tidak ada kesempatan bagi hacker untuk masuk ke jaringan internal perusahaan yang berisi server dan komputer para karyawan,walaupun secara fisik pengguna hotspot,karyawan dan server menggunakan jaringan fisik yang sama.

Apa yang Dibutuhkan Untuk Membuat Hotspot?

Saya anggap kamu sudah punya jaringan komputer sendiri (jaringan LAN) yang biasa digunakan untuk mengkoneksikan komputer secara lokal.

skema jaringan wifi hotspot sederhana untuk rumah atau kantor
topologi jaringan wifi hotspot kantor

1.LAN (Jaringan Komputer Lokal)

Jaringan LAN sederhana ini biasa terdiri dari kabel utp untuk mengkonekan komputer dengan switch, switch berfungsi sebagai pencabang/penghubung/titik temu/ antar komputer agar bisa saling berkomunikasi.

Swith hanya bisa menghubungkan komputer yang menggunakan IP dengan network yang sama,jika ada 2 network di satu jaringan dan terhubung ke switch maka keduanya tidak bisa saling berkomunikasi.

2.ROUTER

Komputer di Jaringan LAN punya IP lokal dengan network tersendiri,begitujuga dengan komputer dan server di jaringan internet yang menggunakan IP public.

Router berfungsi sebagai penghubung/jembatan komunikasi antara 2 jaringan komputer yang berbeda,mengamankan dan mengatur lalulintas paket data di jaringan.

Router mutlak diperlukan karena menjadi otak dari sistem hotspot yang akan kamu buat,dari router inilah kamu bisa mengatur lalulintas data di jaringan seperti sharing internet, membatasi kecepatan internet client,membuat voucher,memblock akses client dan masih banyak lagi.

3.Wireless Access Point

Radio Wireless AccessPoint berfungsi sebagai pemancar signal wifi yang akan menjadikan daerah disekitar AP menjadi WiFi hotspot.

Kamu akan memerlukan radio wireless AP yang sudah mendukung fitur VLAN agar jaringan wifi hotspot yang kamu buat benar-benar aman dan tidak mengganggu jaringan internal LAN yang telah ada.

Setting Router Mikrotik Untuk WiFi Hotspot

Ada banyak router yang bisa kamu pilih dan gunakan untuk membuat hotspot,namun saya menggunakan router mikrotik karena harganya murah dan mempunyai fitur yang sangat lengkap.

Ingat routerlah yang memegang peranan penting pada sistem hotspot yang akan kamu buat,kamu akan mensetting router mikrotik sedemukian rupa untuk membuat sistem hotspot dengan fitur yang telah kita bahas sebelum nya.

Jika kamu belum punya router kamu bisa medapatkan nya mulai Rp 790.000,- di Bukalapak,untuk jaringan kecil menengah seperti rumah,kantor,sekolah bisa menggunakan router yang murah saja seperti Mikrotik RB750G R3.

Aktifkan NAT di Router Mikrotik Mu

NAT digunakan untuk ngeshare koneksi internet ke jaringan lokal yang ada dibalik router,jadi pastikan kamu telah mengaktifkan fitur NAT agar semua network yang diset di router bisa terkoneksi ke internet.

cara NAT di mikrotik
cara share internet menggunakan NAT mikrotik

Ikuti langkah dibawah ini untuk share internet dengan mengaktifkan fitur NAT di mikrotik

  • Klik IP lalu pilih Firewall
  • Plih tab NAT lalu klik tanda plus
  • Chain : pilih srcnat
  • out interface : Pilih sumber internetmu, saya menggunakan speedy dengan interface PPPoE yang saya berinama “Spidol” (Jangan tersinggung ini buat lucu-lucuan aja kok)
  • Pindah ke tab Action kamu pilih masquerade pada action
  • Klik OK untuk menyimpan

Membuat Dan Mengatur VLAN Untuk WiFi

VLAN digunakan agar jaringan hotspot yang kamu buat lebih flexibel dan terpisah dari jaringan local LAN yang telah ada.

VLAN juga digunakan untuk membuat multi SSID,misalnya satu radio wireless access point(AP) memancarkan 2 SSID dengan fungsi dan layanan yang berbeda.

Ini jelas bisa menghemat biaya pembuatan jaringan LAN fisik karena kamu bisa membuat jaringan LAN secara virtual diatas jaringan LAN fisik yang telah ada dengan fungsi yang sama.

Dalam kasus ini kamu tidak usa membuat jaringan baru hanya untuk membuat jaringan WiFi hotspot yang terpisah dengan jaringan lokal yang telah ada,dengan memanfaatkan VLAN kamu bisa membuat jaringan LAN secara virtual yang benar-benar terpisah dengan jaringan lokal dan berfungsi seperti jaringan fisik.

1. Buat VLAN Interface di Mikrotik

cara membuat multi SSID di mikrotik dengan VLAN
Membuat VLAN di Mikrotik
  • Interface> klik pada tanda + lalu pilih VLAN
  • isi Name dengan namaVlan kamu misal : HOTSPOT
  • isi VLAN ID dengan IDVLAN yang akan kamu buat bebas aja ini ngisinya pake angka misal :756
  • Pilih Interface dengan interface mana yang akan kamu pakai buat VLAN Misal:1.keLAN
  • ARP wajib diubah ke reply-only agar WiFi mu lebih aman.

2. Berikan Nama untuk setiap lobang ethernet di routermu dengan nama yang mudah dipahami agar gampang pada saat perbaikan.

memberi nama VLAN di mikrotik
Memberi Nama untuk setiap interface mikrotik

Pada dasarnya Vlan ini nginduk di LAN tetapi tidak bisa langsung digunakan(Konek) jika kita tidak memasukan ID VLAN yang sama dengan ID VLAN di mikrotik kita.

Jadi perangkat yang akan menggunakan VLAN harus berada di interface yang sama dengan interface VLAN dibuat.

Pada contoh diatas, perangkat yang akan menggunakan VLAN harus berada di interface 1.KeLAN


Menyiapkan IP dan DHCP Server

Agar client yang terkonek ke wifi bisa langsung berinternet maka kamu harus menyiapkan ip address yang akan dipakai oleh setiap calon cllient.

Alokasi ip bisa kamu buat menggunakan fitur ip pool ,sedangkan DHCP server berperan untuk memberikan ip yang telah dialokasikan di ip pool ke perangkat yang terkonek ke wifi sehingga bisa konek internet otomatis tanpa setting.

1.Membuat IP Address Untuk Hotspot

Perangkat client hotspot perlu ip address private agar bisa terkonek ke internet,disini kamu akan membuat ip address kelas C dan menentukan subnetnya untuk menentukan berapa jumlah client maximal ip address yang akan kamu dapat.

Lengkapnya kakmu bisa belajar subnetting dan cara menentukan jumlah host dengan menghitung subnet di artikel memahami dan cara menghitung subnet.

cara membuat ip hotspot mikrotik
Cara membuat IP address untuk hotspot
  • IP >Address> klik tanda + > masukan IP Address dan subnet serta Interface vlan hotspot yang kamu buat sebelum nya.

Pada gambar diatas menjelaskan bahwa router menggunakan ip address 192.168.56.1 yang dipasang pada interface VLAN dengannama hotspot

Netmaskbit /27 menjelaskan bahwa pada network dengan ip tersebut mempunyai jumlah host yang bisa digunakan maximal 30 dimulai dari 192.168.56.1 – 192.168.56.30.

2.Membuat IP Pool Untuk Hotspot

Dengan netmask bit /27 maka kamu hanya bisa mengalokasikan 30 dikurang satu untuk client hotspot mu,ingat ip pertama yaitu 192.168.56.1 telah digunakan oleh routermu.

Maka kamu hanya bisa mengalokasikan ip mulai 192.168.56.2 hingga 192.168.56.30

cara mengalokasikan ip untuk hotspot di mikrotik
membuat alokasi ip untuk client hotspot
  • Pada Winbox klik menu IP lalu pilih Pool
  • klik pada tanda +
  • Masukan range ip yang akan dipakai misal: 192.168.56.2-192.168.56.30
  • Klik OK untuk menyimpan

3.Membuat DHCP Server untuk Hotspot

Simpelnya DHCP server ini yang akan mendistribusikan ip yang ada di ip pool kepada perangkat yang terkoneksi ke hotspot agar bisa konek internet secara otomatis tanpa nyeting ip secara manual.

DHCP server ini melayani per interface yang telah kamu tentukan,pastikan kamu memilih interface vlan hotspot yang telah kamu buat agar DHCP bisa berjalan di hotspot mu.

cara membuat hotspot dhcp server pada mikrotik
membuat server DHCP untuk hotspot
  • IP >DHCP Server > klik + >Beri nama “terserah yang kamu suka” pada kotak Name
  • Interface : pilih nama VLAN interface yang telah kamu buat sebelum nya
  • Address pool: pilih nama ip pool yang telah kamu buat sebelum nya
  • Wajib centang pada Add ARP for Leases agar mac address perangkat yang mendapat ip dari dhcp otomatis ditambahkan ke arp-table.
  • Lease Time adalah waktu yang kita berikan kepada client untuk memakai ip dari DHCP server,jika dalam waktu tersebut client masih online maka waktu akan diperpanjang,dan jika dalam waktu yang ditentukan client nya uda gak pake/diskonek maka IP tersebut bisa digunakan oleh client lain

Agar client mendapat informasi network secara lengkap untuk diterapkan di perangkatnya maka kamu harus memasukan informasi network di tab network

cara menambahkan network hotspot mikrotik
menambahkan hotspot network
  • IP> DHCP Server >Pilih tab networks
    -Address :isikan ip network untuk ip hotspot
    -Gateway : isikan IP yang dipasang pada interface hotspot
    -Netmask : isikannetmask dari ip network hotspot
    -DNS Server : isikan IP router mikrotik mu
  • Klik ok untuk menyimpan

Jika kamu kesulitan dalam menghitung atau menentukan ip host subnet kamu bisa menggunakan tools subnet mask calculator yang cara penggunaan nya bisa kamu lihat di tutorial cara menghitung subnet


Mengatur Kecepatan Bandwidth WiFi Hotspot

Seberapa besar bandwidth yang kamu punya,jika tidak dimanage penggunaan nya maka akan ada client yang merasa lemot ketika ada client lain yang sedang melakukan akktifitas download.

Kamu bisa mengatur dan membagi alokasi penggunaan bandwidth hotspot mu menggunakan fitur queue di router mikrotik.

Ada 2 tahapan yang harus kamu lakukan agar bisa memanage bandwidth di mikrotik, yaitu membuat mangle untuk menandai paket pada koneksi client yang ingin kamu limit dan menggunakan penanda paket yang telah dibuat pada queuetree guna melimit bandwidth.

1.Tahap Pertama : Membuat Mangle 

Mangle digunakan untuk menandai koneksi dan menandai paket data dari router ke client atau sebaliknya,dengna begini kita bisa melihat berapa besar data yang lalulalang dan mengaturnya.

Menandai Koneksi Client Hotspot ke Router dan Sebaliknya-Sebelum kamu bisa menandai paket kamu harus menandai koneksi nya dulu,lakukan dengan cara berikut:

membuat mangle untuk melimit speed di mikrotik
Menandai koneksi client di mikrotik
  1. IP > Firewall > pilih tab mangle > klik tanda + biru
  2. Pada tab general > chain pilih forward >in interface pilih interface hotspot mu,punya saya “HOTSPOT”
  3. Pindah ke tab advanced > src.address list ketikan “HOTSPOT”
  4. Pindah ke tab action > action pilih mark connection
  5. pada connection mark isikan nama sebagai penanda koneksi , saya menggunakan Con_Hotspot
  6. centang passthrough dan klik OK

Menandai Paket Koneksi Hotspot– Setelah koneksi kamu tandain maka kamu sekarang sudah bisa mendai paket yang lalulang di jaringan hotspot.

Setelah paket ditandai maka kamu bisa menggunakan penanda ini untuk mengatur bandwidth melalui fitur queue

cara mendai paket pada koneksi hotspot di mikrotik
menandai paket koneksi hotspot mikrotik
  1. IP > Firewall >Pilih tab mangle > klik tanda + Biru
  2. Pada tab general pilih forward pada Chain
  3. connection mark kamu pilih nama penanda untuk koneksi hotspot mu tadi,punya saya “con_hotspot”
  4. Pindah ke tab action > action pilih mark packet
  5. New packet mark kamu berimana untuk penanda paket hotspot ,saya kasih nama “pak_hotspot”
  6. Centang passthrough lalu klik OK

2.Tahap Kedua :Membatasi Bandwidth Dengan Queue Tree

Dengan fitur queue kamu bisa mengatur batas kecepatan download dan upload client WiFi Hotspot mu,ingat fitur ini bisa dipakai jika kamu telah menandai paket dari koneksi yang ingin kamu limit/manage.

cara membatasi kecepatan internet hotspot menggunakan mikrotik
limit bandwidth menggunakan queue tree di mikrotik

Kamu akan membuat queue up untuk membatasi kecepatan upload dan queue down untuk membatasi kecepatan download,caranya sama hanya ada sedikit perbedaan pada nama,parent,dan queue type yang harus kamu gunakan.

  1. Queues > Pilih tab queue tree >klik tanda + biru
  2. Pada name isikan sesuai jenis queue, saya menggunakan nama “Hotspot_Up” untuk upload dan “Hotspot_Down” utnuk download. Kamu bebas memberi nama.
  3. Untuk limit upload maka pilih:
    -Parent : pilih interface sumber intermu berasal
    -Packet mark: pilih pak_hotspot
    -Queue Type : pilih yang menyatakan upload misal “pcq-upload-default”
  4. Untuk limit download maka pilih:
    -Parent : pilih interface dimana client hotspotmu ,kalau saya di interface VLAN dengan nama “HOTSPOT”
    – Packet mark: pilih pak_hotspot
    -Queue Type : pilih yang menyatakan download misal “pcq-download-default”
  5. Isi max limit sesuai dengan yang kamu suka,misal 2M untuk melimit dengan kecepatan maximal 2Mbps
  6. Klik OK untuk menyimpan

Harusnya kamu sekarang sudah punya 2 queue(upload dan download) yang telah kamu buat satu per satu seuai petunjuk diatas.


Mengamankan WiFi Hotspot dengan Firewall

Walau sudah menggunakan VLAN untuk membuat infrastruktur virtual hotspot namun secara default client hotspot dari vlan masih bisa terkoneksi ke jaringan LAN.

Ini dikarenakan secara default router berfungsi memforward paket dari jaringan/network yang berbeda sehingga komputer dengan beda network bisa berkomunikasi.

Kita akan menggunakan firewall di mikrotik untuk memblok paket yang datang dari jaringan hotspot agar tidak diforward ke jaringan lokal atau sebaliknya.

Sehingga komputer di jaringan lokal tidak bisa berkomunikasi dengan komputer/perangkat di jaringan hotspot.

A.Memisahkan Jaringan Hotspot dengan Jaringan Internal LAN

Untuk memisahkan jaringan LAN internal dengan jaringan hotspot agar lebih aman maka lakukan langkah dibawah ini.

Buat rule dibawah ini secara berurutan ya,rule yang dibuat pertama berada di paling atas,dan rule setelah nya akan ditempatkan dibawahnya.

cara membuat firewall rule di mikrotik untuk mengamankan jaringan Wifi hotspot dan lan
membuat firewall untuk proteksi wifi hotspot dan LAN

Rule 1: Mengijinkan komputer lokal yang berbeda network untuk berkomunikasi/tersambung

  • IP >Firewall >klik pada tab filter rule
  • klik tanda + warna biru
  • Pada tab general
    – Chain : pilih forward
  • Pada tab Advanced
    – Src.address list : ketik LOCAL
    -Dst.address list : ketik LOCAL
  • Pada tab Action
    -Action : pilih accept
    -Klik Comment dan beri keterangan “LOCAL to LOCAL”
  • Klik ok

Rule 2: Mengijinkan komputer yang ip nya masuk di address list ” ALLOWINET ” untuk mengakses internet

Mengijinkan koneksi uplink (Local to Internet)

  • IP >Firewall >klik pada tab filter rule
  • klik tanda + warna biru
  • Pada tab general
    – Chain : pilih forward
    – Out interface : pilih interface sumber internet ,Punyaku 2.INTERNET
  • Pada tab Advanced
    – Src.address list : ketik ALLOWINET
  • Pada tab Action
    -Action : pilih accept
    -Klik Comment dan beri keterangan “LOCAL to INTERNET”
  • Klik ok

Mengijinkan koneksi downlink (Internet to Local)

  • IP >Firewall >klik pada tab filter rule
  • klik tanda + warna biru
  • Pada tab general
    – Chain : pilih forward
    – in interface : pilih interface sumber internet ,Punyaku 2.INTERNET
  • Pada tab Advanced
    – Dst.address list : pilih ALLOWINET
  • Pada tab Action
    -Action : pilih accept
    -Klik Comment dan beri keterangan ” INTERNET to LOCAL”
  • Klik ok

Rule 3: Memblock paket data dan tidak meneruskan nya ke komputer dengan network yang berbeda (disable default routing)

  • IP >Firewall >klik pada tab filter rule
  • klik tanda + warna biru
  • Pada tab general
    – Chain : pilih forward
  • Pada tab Action
    -Action : pilih drop
    -Klik Comment dan beri keterangan ” DISABLE FORWARD Packet”
  • Klik ok

Setelah rule semua dibuat akan nampak seperti gambar dibawah ini

mengamankan jaringan wifi hotspot dengan firewall rule mikrotik
filter rule mikrotik hotspot

Memahami Konsep Aturan Firewall

Rule dimikrotik dibaca dan dijalankan dari atas kebawah bukan sebaliknya, jadi penempatan urutan rule bisa berpengaruh ke hasil filter yang kita lakukan jadi hati-hati ya
Contoh:

-Chain:forward - src.address List:Local-Dst.Address List:Local -Action:Accept
-Chain:forward -Action:Drop

Baris pertama  Artinya :mengizinkan  koneksi dari dan ke ip yang ada dalam address list dengan nama Local
Baris ke2 Artinya : Memblock semua paket forwarding dari semua IP network yang terdaftar di router

Kalau digabung rule diatas berarti hanya meng ijinkan paket forwarding dari dan ke ip yang terdaftar di list “local”.

Rule inilah yang akan memisahkan jaringan hotspot dan internal/lan sehingga kedua jaringan ini terisolasi dan tidak bisa saling terhubung.

B.Mengontrol IP Dengan Address List

Address list kita gunakan untuk mempermudah mengelola IP yang ada di jaringan yang kita punya, kamu hanya perlu memasukan ip ke address list dengan nama yang telah kita tentukan agar mengikuti aturan/rule yang telah kita buat di “Filter rule”

Ada 3 nama Address list yang kita buat tadi dan ketiganya punya fungsi yang berbeda

  • LOCAL
    Untuk mendaftarkan IP agar bisa berkomunikasi dengan IP yang beda network (harus didaftarkan keduanya)
  • HOTSPOT
    Untuk mendaftarkan IP yang dipakai di jaringan hotspot supaya kecepatan internetnya(bandwidth) bisa diatur/dibatasi lewat queue tree
  • ALLOWINET
    Untuk mendaftarkan IP yang ingin diijinkan mengakses internet,bisa ip komputer lokal LAN atau pun ip hotspot.

ketiga nama address lists ini akan muncul di menu dropdown dibagian IP>Firewall>Address lists

menu address list pada mikrotik router
address lists mikrotik

SKENARIO JARINGAN LAN dan Wifi Hotspot

Untuk memudahkan memebrikan contoh penggunaan address list,saya akan memberikan sebuah skenario penggunaan IP disuatu perusahaan yang terlihat seperti dibawah ini:

  • Komputer divisi Gudang menggunakan IP 192.168.1.0/27
  • Komputer divisi Marketing menggunakan IP 192.168.2.0/27
  • Komputer divisi Design menggunakan IP 192.168.3.0/28
  • Komputer divisi networking menggunakan IP 192.168.4.0/28
  • Jaringan Wifi Hotspot untuk umum menggunakan IP 192.168.56.0/29

Nah untuk mengatur semua komputer dengan network yang berbeda seperti diatas kamu bisa menggunakan fitur address list untuk mempermudah nya.

cara memasukan ip ke adress list mikrotik
menambahkan ip di address list mikrotik

1. Mengijinkan Komputer antar divisi bisa saling terhubung,namun komputer dari jaringan hotspot tidak bisa masuk ke jaringan LAN internal dan sebalik nya.

  • Untuk mewujudkan semua itu kamu cukup memasukan ip network semua divisi ke address lists LOCAL, dan JANGAN memasukan IP network HOTSPOT!!! ke address lists LOCAL.
  • IP >Firewall>pilih tab Address Lists > klik pada tanda + warna biru
    -Name : pilih LOCAL
    -Address : masukan IP network untuk semua divisi
  • klik comment dan beriketerangan tentang ip network tersebut,saya kasi nama sesuai divisi
  • Lakukan cara ini untuk setiap ip network divisi agar bisa saling berkomunikasi

2. Memberikan akses internet ke komputer di setiap divisi dan akses internet untuk hotspot

  • Caranya sama seperti diatas hanya saja kamu memasukan ip network atau bisa ip tunggal ke address list dengan nama ALLOWINET

3. Agar Hotspot bisa dibatasi kecepatan internetnya

  • Caranya sama juga seperti diatas hanya saja kamu memasukan IP network hotspot ke address list HOTSPOT

4. Agar komputer tiap divisi bisa dibatasi kecepatan internet nya.

Caranya cukup mudah,kamu hanya perlu membuat mangle untuk menandai paket dari ip tiap divisi dan membuatkan queue tree untuk mengatur kecepatan internetnya.

kamu bisa mengukuti cara ini dan melakukan penyesuaian sedikit.

Final address list nya akan terlihat seperti gambar dibawah ini

adress list untuk mengontrol komputer network
adress list untuk sistem hotspot yang kita buat

C. Mematikan & Menghidupkan Internet Secara Otomatis

Jika kamu perlu mengatur jam penggunaan internet maka kamu bisa setting di mikrotik agar internet mu hidup dan mati sesuai dengan jam yang telah ditentukan.

Contoh skenario:

Saya akan menghidupkan internet hotspot untuk kantor dari jam 06.00 hingga 21.00 ,selain dijam itu internet akan dimatikan.

Untuk memudahkan pengaturan di miktorik maka kita akan memblock akses internet hotspot (yang ip nya berada di addresslists dengan nama HOTSPOT) mulai dari jam 21.00 hingga jam 06.00

cara mematikan dan menghidupkan akses internet hotspot otomatis di mikrotik
mematikan akses internet otomatis
  • IP >Firewall
  • Pada tab filter rule > klik tanda + warna biru
  • Pada tab general pilih forward pada chain
  • pada tab extra,expand pada time dan isikan rentang waktu internet dimatikan,centang juga hari apa saja internet akan dimatikan
  • Pada tab action pilih drop pada bagian chain
  • Klik ok untuk menympan

Pastikan rule yang kamu buat berada di paling atas,jika tidak kamu bisa memindahkan nya dengan cara di drag keatas menggunakan mouse.


Setting Wireless Access Point(AP) Untuk Membuat Hotspot

Radio wireless access point(AP) adalah sebuah perangkat radio wireless yang fungsinya untuk memancarkan signal wifi untuk jaringan hotspot yang akan kamu buat.

Signal wifi ini bisa ditangkap oleh HP atau laptop di area hotspot sehingga bisa terkonek ke internet melalui jaringan hotspot yang kamu buat.

Rekomendasi Jenis Radio Wireless AP untuk Hotspot

Ada banyak radio wireless AP yang dijual dengna berbagai macam jenis dan harga, jangan hanya terpaku pada harga tapi sesuaikan spek AP mu sesui dengan jangkauan,jumlah client,kecepatan dan kebutuhan.

Jangan sampai kamu beli radio wireless AP koneksi nya gak lancar kalau lagi dipakai banyak orang,kamu akan rugi 2x dimana udah keluarin duit tapi hotspot nya gak lancar dan harus beli yang baru.

Berikut tips membeli radio wireless AP untuk hotspot :

  • Mendukung teknologi MIMO
    Gunakan wireless yang telah menggunakan standar wifi 802.11n atau 802.11ac yang telah mendukung teknologi MIMO sehingga walau banyak client koneksi tidak putus-putus.

    Tanda AP sudah MIMO adalah punya lebih dari 1 antena dan yang paling penting di spek nya tertulis 802.11n atau 802.11ac
  • Support Multi SSID & VLAN
    Membeli radio AP yang support multi SSID atau VLAN bisa menghemat biaya pembelian AP karena dengan sebuah AP kamu bisa membuat lebih dari satu jaringan wireless dengan memanfaatkan fitur VLAN

    Tanpa membeli 2 fisik AP kamu bisa membuat 2 buah hotspot atau lebih menggunakan satu AP tersebut,karena AP ini mampu memancarkan lebih dari satu SSID yang berbeda.

    Misal SSID “Free Hotspot” ditujukan untuk umum tanpa password dan semua orang bisa pakai untuk berinternet ,sedangkan diperangkat AP yang sama juga kamu telah set SSID “OFFICE” yang yang hanya bisa dipakai oleh karyawan internal yang telah terdaftar dan tau password nya.
  • WiFi Management Software
    Jika kamu membangun hotspot untuk area yang luas dan menggunakan lebih dari satu AP maka kamu memerlukan merek AP yang mempunyai management software.

    Saya menggunakan UniFi dari ubnt ubiquiti yang didesain khusus untuk jaringan hotspot yang mudah dikelola dan dikembangkan mulai dari penggunaan kecil hingga besar.

    UniFi mempunyai fitur dan aplikasi UniFi controller yang memudahkan dalam mensetting perangkat hotspot dalam jumlah banyak dengan sekali klik di aplikasi unifi controller maka semua perangkat yang tersambung akan mengikuti perubahan setting tersebut.

    UniFi mempunyai banyak seri yang bisa kamu pilih dan gunakan sesuai kebutuhan,panduan nya bisa kamu baca di “cara memilih wireless access point UniFi sesuai kebutuhan

Setting UniFi AP untuk Hotspot

Pastikan kamu telah melakukan adopt terhadap perangkat UniFi menggunakan UniFi controller,jika belum kamu bisa mengikuti cara adopt UniFi AP menggunakan UniFi Controller.

ingat disini kamu bisa membuat berapapun SSID yang kamu mau,SSID ini nantinya akan dipancarkan oleh perangkat UniFi yang telah ter adopt dan terkoneksi ke UniFi controller milikmu.

cara setting UniFi untuk membuat hotspot via unifi controller
setting UniFi untuk hotspot
  • Login ke UniFi Controller via browser
  • Masuk menu setting (tanda gear) > pilih wireless network
  • klik tanda +create new wireless network
    -Name/SSID : masukan SSID sesukamu misal “Hotspot-gratis”
    -centang enable untuk mengaktifkan SSID ini
    -Security : pilih open jika ingin membuat hotspot terbuka, pilih WEP atau WPA jika ingin membuat hotspot tertutup/berpassword
  • Klik Advanced option untuk menampilkan pengaturan lanjutan
    -VLAN : centang use vlan dan masukan VLAN ID seuai dengan yang kamu buat tadi,pada contoh VLAN ID 756 untuk HOTSPOT
    -Klik save
  • otomatis UniFi mu akan memancarkan SSID “Hotspot-gratis” sesuai yang telah kamu buat tadi.

Jika kamu melakukan perubahan di sini secara otomatis perubahan tersebut akan diterapkan secara realtime ke perangkat UniFi yang telah teradot dan terkoneksi ke UniFi controller.

Dengan UniFi controller kamu gak perlu setting perangkat UniFi satu persatu,punya seribu AP yang terpasang juga gak masalah,cukup klik di UniFi controller maka seribu AP yang terpasang akan mengikuti setting yang telah kamu buat.

Membatasi Akses User Ke Hotspot Dengan Password

Jika kamu membuat hotspot tertutup dan tidak ingin semua orang bisa menggunakan hotspot mu maka kamu bisa membatasi akses user menggunakan password.

Cara memberi password pada hotspot bisa kamu lakukan seperti diatas dan memilih WEP atau WPA pada bagian security di menu wireless network UniFi controller.

KESIMPULAN

Membuat wifi hotspot bisa kamu lakukan sendiri dan bisa dipakai untuk rumah,kantor,sekolah hingga untuk perusahaan dengan sangat mudah.

Khusus untuk membuat jaringan hotspot dengan jumlah user yang lumayan bahkan besar saya menyarankan untuk menggunakan AP merek UniFi seperti yang saya pakai untuk membuat hotspot kantor dan swalayan.

Karena UniFi punya aplikasi pengendali perangkat AP yang terpasang sehingga akan sangat mudah untuk mengelola dan mengatur AP yang jumlah nya lebih dari satu,dan yang paling penting memudahkan untuk pengembangan atau perluasan jaringan hotspot dimanapun.

2 thoughts on “Cara Membuat Jaringan WiFi Hotspot Sendiri|Lengkap & Mudah”

Leave a Comment