Belajar Jaringan Wireless & WiFi Dasar Untuk Pemula

belajar jaringan wireless dasar

Kamu perlu belajar dan paham ilmu dasar teknologi Wireless dan WiFi agar bisa membangun jaringan komputer tanpa kabel sesuai yang kamu inginkan.

Dengan memahami teknologi dan perangkat wireless kamu akan bisa membangun jaringan komputer tanpa kabel untuk apapun dengan sangat mudah.

Mulai dari jaringan WiFi rumah, jaringan WiFi kantor, sekolah, gedung, rumahsakit, mall, toko, supermarket, aula ataupun wifi outdoor dengan mudah bisa kamu buat sendiri.

Apa itu Jaringan Wireless ?

Jaringan wireless adalah jaringan komputer tanpa-kabel yang bekerja menggunakan sinyal radio untuk mengirim dan menerima data.

Sinyal radio ini tidak dikirim lewat kabel, melainkan melalui media udara ataupun hampa udara dan tidak bisa dikirim lewat air atau benda padat.

Jaringan wireless ini juga sering disebut WLAN (Wireless Local Area Network).

Alat yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal radio lewat udara/hampa udara disebut radio wireless .

Jadi saat pembahasan saya akan sering menggunakan istilah radio , maksudnya adalah perangkat wireless ataupun WiFi.


Perbedaan Wireless, WiFi dan Hotspot

Hal pertanya yang harus kamu pahami adalah perbedaan Wireless, WiFi dan Hotspot.

Karena orang awam suka keliru dan mencampuradukan istilah ini, tapi kamu harus bisa menggunakan ketiga istilah ini dengan tepat.

Tujuan nya agar kamu tidak bingung dan lebih mudah saat mencari dan memahami spesifikasi perangkat jaringan non kabel.

Wireless

Wireless kalau diartikan kedalam bahasa indonesia adalah wire=kabel akhiran less=tanpa , jadi wireless artinya tanpa kabel.

Jaringan atau koneksi wireless adalah jaringan ataupun koneksi yang tidak menggunakan kabel, melainkan menggunakan gelombang radio.

Jadi semua koneksi yang tidak menggunakan kabel disebut wireless , contoh nya koneksi bluetooth,WiFi, satelite, 3G, 4G, 5G, dll.

WiFi

Wireless Fidelity (WiFi) adalah jenis jaringan tanpa kabel (wireless) jarak pendek (kurang dari 120m) yang diperuntukan untuk mobile device seperti HP, laptop, tablet, IoT dan sejenisnya.

Dengan kata lain WiFi hanya didesain untuk koneksi wireless jarak pendek, bukan jarak jauh.

Kalau ingin koneksi jarak jauh kamu perlu menggunakan perangkat Wireless khusus, bukan WiFi.

Hotspot

Hotspot adalah istilah untuk area yang terjangkau oleh jaringan non kabel (wireless).

Untuk mengeceknya cukup scan menggunakan mobile device dan lihat apakah ada jaringan WiFi yang tersedia.

Jika ada berarti area tersebut merupakan Hotspot dari WiFi.

PENTING:
Sinyal Wireless ataupun WiFi tidak didesain untuk menembus benda padat ataupun cair.
kekuatan, jarak dan kualitas sinyal akan turun secara drastis begitu terhalang benda padat ataupun cair.
Tapi tidak berlaku untuk air hujan yang masih bisa ditembus dengan baik oleh sinyal radio wireless.


Topologi Jaringan Wireless & WiFi

skema jaringan WiFi Hotspot dan wireless
skema jaringan WiFi dan wireless

Jaringan wireless dikenal juga dengan istilah WDS (Wireless distribution system) , dimana kamu bisa memperluas jaringan komputer tanpa menggunakan kabel.

Dari jarak ratusan meter hingga puluhan kilometer kamu bisa membangun jaringan komputer dengan flexible dan biaya paling murah.

Jaringan wireless biasa digunakan di daerah yang sulit diakses secara darat atau daerah tepencil yang tidak ada jaringan kabel.

Atau untuk membangun jaringan WiFi guna memberi akses internet ke perangkat mobile seperti HP, tablet, laptop dan sejenisnya.

Point to Point (PtP)

jaringan wireless Utama point to point PtP untuk backbone/backhaul kecepatan tinggi.
Jaringan Wireless Utama PtP (Point to Point)

Pada koneksi point to point digunakan dua radio wireless antena dish yang diarahkan saling berhadapan,

koneksi PtP biasanya digunakan untuk membuat sambungan wireless yang sangat jauh (lebih dari 5KM).

Tapi koneksi PtP juga digunakan untuk membuat jaringan utama agar punya kapasitas yang besar sebelum didistribusikan ke client menggunakan PtMP

Point to Multi Point (PtMP)

Jaringan Wireless distribusi PtMP (Point to Multi Point)

Koneksi PtMP digunakan untuk mendistribusikan/feed jaringan wireless ke banyak client yang jaraknya lebih dari 200meter.

Berbeda dengan koneksi PtP, pada koneksi PtMP digunakan satu radio wireless khusus sebagai BTS yang nantinya akan dikonek kan ke banyak client.

Kerja radio di BTS ini cukup berat karena harus menghandle banyak client yang terkoneksi kepadanya.

Client yang ingin terhubung ke jaringan wireless harus menggunakan radio CPE karena sinyal wireless dari BTS tidak bisa ditangkap langsung oleh HP.

Jaringan WiFi PtMP

Jaringan Distribusi WiFi PtMp

Jaringan WiFi adalah versi pendek dari jaringan wireless, jaringan ini haya diperuntukan untuk perangkat mobile yang jangkauan nya kurang dari 100m.

Satu radio WiFi Access point (AP) biasanya akan digunakan oleh banyak perangkat mobile.

Topologi ini merupakan PtMP yang sama persis dengan jaringan wireless .

Karena jarak sinyal WiFi dibuat khusus untuk perangkat moobile, maka kamu bisa langsung menggunakan HP, laptop, tablet dan sejenisnya untuk konek ke jaringan WiFi tanpa perlu memasang CPE.

PENTING:
Akan sia-sia jika kamu berusaha membuat pemancar wifi yang sangat kuat, diletakan di tempat yang tinggi dengan tujuan agar jangkauan nya luas (lebih dari 200m)

Karena walau HP bisa ndetek wifi hotspot mu tapi gak bakal bisa konek,
kenapa?
Karena HP punya jangkauan wifi yang sangat terbatas.

Ingat jaringan komputer berjalan 2 arah, HP juga perlu bisa menghubungi ke pemancar wifimu agar koneksi bisa terjadi.


Teknologi Radio Wireless
(Frekuensi & Antena)

Radio wireless menggunakan frekuensi khusus yang telah ditentukan dan menjadi standar internasional.

Standar radio wireless ini yang menjadi kunci kompatibilitas dengan semua merek yang ada.

Tujuan nya agar radio wireless dengan merek yang berbeda bisa saling berkomunikasi.

tabel kecepatan data transfer radio, frekuensi dan lebar channel wireless dan wifi
Standar Radio Wireless

Frekuansi Radio Wireless dan WiFi

Frekuensi radio yang digunakan untuk jaringan sipil yang penggunaan nya dibebaskan (tanpa harus izin) adalah frekuensi 2.4GHz dan 5.8GHz.

Perangakat nya pun dijual bebas dengan harga merakyat dipasaran.

Perangkat yang digunakan untuk membuat jaringan WiFi dan Wireless RT RW net biasanya menggunakan frekuensi 2G dan 5G.

Tidak sesederhana itu, walau frekuensi yang dipakai sama tapi harga dan kecepatan yang ditawarkan biasanya berbeda.

Ini disebabkan karena standar teknologi yang dipakai, atau seri radio wireless nyaberbeda.

Simak standar radio wireless 802.11 yang umum beredar dipasaran agar kamu tidak salah beli.

WiFi 802.11b (11Mbps | 2.4GHz)

Perangkat WiFi dengan label 802.11b hanya mampu mentransfer data maximal 11Mbps dan beroperasi pada frekuensi 2.4GHz.

Dijaman ini pastikan kamu tidak membeli perangkat WiFi dengan standar/label 802.11b karena sudah tergolong usang.

WiFi 802.11a (54Mbps | 5GHz)

WiFi dengan standar a menggunakan frekuensi 5GHz dan menghasilkan kecepatan maximal 54Mbps.

Banyak perangkat yang tidak kompatible dengan standar a ini karena perbedaan frekuensi yang digunakan,

beberapa vendor memberikan fitur hybrid 802.11a/b yang beroperasi di 2 frekuensi yang berbeda.

Saya tidak menyerankan untuk membeli perangkat wifi dengan standar 802.11a untuk akses point hotspot mu karena sudah usang.

WiFi 802.11g (54Mbps | 2.4GHz)

Akhirnya lahir juga standar wireless g yang menggabungkan standar a dan b dimana pada perangkat wireless dengan standar 802.11g mampu menghasilkan kecepatan 54Mbps dan beroperasi pada frekuensi 2.4GHz

Perangkat dengan standar ini masih bisa kamu gunakan untuk membuat jaringan wifi dirumah dengan client maximal 2-3 client,

itupun saya jamin tidak lancar.

WiFi 802.11n (300Mbps 2.4GHz & 5GHz)

Perangkat Wifi dengan standar 802.11n menggunakan lebih dari satu antena sehingga bisa mendukung multi user input output (MIMO) sehingga kecepatan yang dihasilkan mencapai 300Mbps yang bisa beroperasi di frekuensi 2.4GHz dan 5GHz

Perangkat wifi ini masih bisa kamu gunakan untuk membuat jaringan wifi rumah yang sederhana hingga 10 client denga penggunaan yang tidak intens.

WiFi 802.11ac (450Mbps 2.4GHz & 1300Mbps 5GHz)

Perangkat WiFi dengan standar 802.11ac sudah mendukung teknologi MIMO dan menghasilkan kecepatan maximal 450Mbps pada frekuensi 2.4GHz dan 1300Mbps pada Frekuensi 5GHz.

Perangkat Wifi dengan standar ac harganya lumayan mahal ,

dikomendasikan hanya untuk membuat jaringan WiFi hotspot dengan penggunaan yang intesive seperti :

  • kantor
  • kampus
  • sekolah
  • cafe
  • hotel
  • bandara
  • theater
  • atau tempat dengna pengguna padat.

Semua perangkat UniFi versi varu telah menggunakan standar 802.11ac untuk memaksimalkan bandwidth yang dihasilkan, jadi kamu wajib memilih yang sudah seri AC.

Teknologi Antena Wireless

Baik WiFi ataupun perangkat wireless pada umumnya yang dirancang untuk Point to multi point (PTMP) baiknya gunakan yang sudah mendukung teknologi MIMO.

Tujua nya agar koneksi WiFi tetap stabil walau ada banyak perangkat yang terkoneksi ke Wireless AP.

MIMO

Multiple-Input Multiple-Output (MIMO) adalah teknologi Wireless yang menggunakan lebihdari satu antena transmiter untuk menerima dan mengirim lebih banyak data dalam waktu yang bersamaan.

Semua produk wireless dengan standar mulai 802.11n sudah mensupport teknologi MIMO untuk meningkatkan performa dan kecepatan data transfer melalui WiFi.

Teknologi mimo ini juga ters berkemang sehingga ada varian nya yaitu MU-MIMO dan SU-MIMO

Perbedaan SU-MIMO dan MU-MIMO

perbedaan MIMO dan MU-MIMO
Single User-MIMO vs Multi User-MIMO

Walau dengan teknologi MIMO atau SU-MIMO perangkat WiFi mampu menerima dan mengirim waktu yang bersamaan namun tidak benar-benar bersamaan,

dimana ada interval untuk mengirim data ke masing-masing perangkat.

Sedangkan pada MU-MIMO perangkat wifi benar-benar mengirimkan data dalam waktu yang bersamaan ke lebih dari satu perangkat.

SU-MIMO bekerja pada frekuensi 2.4GHz dan 5GHz danum MU-MIMO hanya bekerja pada frekuensi 5GHz

Antena Chain MIMO

Pada perangkat Wireless mulai standar 802.11n telah menggunakan teknologi MIMO dan menggunakan lebih dari satu antena.

Biasanya akan tertulis 2×2 3×3 ataupun 4×4 pada spek antena nya.

Pada 2×2 MIMO artinya perangkat wireless menggunakan 2 antena transmiter dan 2 antena receiver .

Begitu juga dengan 4×4 MIMO dimana radio WiFi ini menggunakan 4 antena transmiter(tx) dan 4 antena receiver(rx)

Itu artinya makin banyak antena yang digunakan akan makin bagus performa yang dihasilkan saat menangani banyak client yang aktif.

Jenis dan Fungsi Antena Wireless

Dalam teknologi wireless ada dua jenis antena, yaitu omni-directional dan directional antenna.

Antena omni ibaratnya seperti lampu bohlam yang memancarkan sinyal kesegala arah,

sedangkan directional seperti lampu seter yang memancarkan sinyal lebih terfokus dan terarah.

Kedua jenis antena ini digunakan untuk kondisi dan keperluan yang berbeda.

Omni-Directional Antena

antena wireless omny
Antena omni

Antena ini didesain untuk memancarkan signal 360 derajat kesekitar AP secara horizontal (omni-directional ).

Biasanya digunakan untuk membuat jaringan wireless PtMP performa standar dengan sedikit client.

Directional Antena

Biasa digunakan untuk membuat jaringan wireless PtMP performa tinggai dengan banyak client.

Radio wireless jarak jauh untuk koneksi PtP juga menggunakan antena sectoral untuk memfokuskan sinyal agar bisa menempuh jarak yang jauh.

Biasanya menggunakan jenis antena dish ataupun grid.

Jenis antena Directional

#1 Yagi

antena wireless yagi
Antena Yagi

Antena yagi mempunyai karakteristik menembakan signal secara terarah dan biasa digunakan untuk frekuensi rendah seperti 900Mhz.

#2 Grid

antena wireless grid
Antena Grid

Memancarkan signal secara terarah dan biasa digunakan koneksi PtP dan CPE, sangat cocok dipasang di daerah dengan intensitas angin tinggi.

Kekurangan antena grid hanya bisa beroperasi pada polaritas 1×1, dan menghasilkan performa lebih rendah .

Performa antena dish dan panel lebih unggul karena bisa menggunakan polaritas 2×2, 3×3, 4×4 dan seterusnya.

#2 Dish

antena wireless dish
antena dish

Antena wireless yang didesain untuk memfokuskan signal dengan sangat terarah dan direkomendasikan untuk membuat koneksi PtP dengan performa tertinggi.

Unkuran antena ini lebih besar dan lebih berat dibanding antena lain nya

#3 Panel

antena wireless tipe patch panel
Panel Antena

Hanya dapat menerima dan memancarkan signal secara terarah dan biasa digunakan pada perangkat wireless CPE.

Biasanya jangkauan pancarnya tidak sejauh antena sectoral, ukuran nya juga relatif kecil.

#4 Sectoral

antena wireless sectoral
Sectoral antena

Sangat ideal untuk membangun BTS dengan performa tinggi,antena sector menawarkan penguatan signal yang lebih tinggi dan lebih terarah dibanding antena omni.

antena sector biasanya menawarkan lebar pancaran mulai dari 45,60,90 hingga 120 derajat.


Jenis Perangkat Radio Wireless

Walaupun secara umum semua radio wireless fungsinya sama, tapi kamu tidak bisa menggunakan sembarangan.

Kenapa?

Karena setiap perangkat wireless didesain dan dibuat untuk tujuan yang spesifik.

jika kamu gunakan bukan pada tempat dan desainya maka akan cepat rusak dan hasilnya juga tidak optimal.

Maka kamu perlu tau jenis perangkat wireless dan tujuan penggunaan nya, agar jaringan wireless mu optimal dan berkualitas.

Perangkat Wireless Jarak Jauh (PtP)

Perangkat radio wireless PtP didesain khusus untuk membuat link utama, backbone, backhaul yang punya kapasitas bandwidht tinggi untuk didistribusikan lagi di titik akhir.

Radio untuk PtP biasanya menggunakan antena jenis dish guna memfokuskan signal agar jangkauan nya sangat jauh (puluhan KM).

Antena dish punya simpangan yang kecil yang didesain untuk mengurangi interferensi.

radio wireless untuk membuat koneksi utama PtP
Koneksi radio wireless Point to Point (PtP)

Selain itu antena dish juga mendukung teknologi MIMO (lebih dari 1×1 antena) sehingga kapasitas bandwidth nya besar.

Baca: Rekomendasi radio ubnt untuk PtP

Perangkat Wireless BTS (PtMP)

Point to Multi Point (PtMP) digunakan untuk membuat jaringan distribusi wireless, biasanya untuk BTS client.

Dimana semua client disekitar BTS akan konek ke satu radio khusus yang dibuat untuk PtMP.

Kalau PtP satu radio dikonekan hanya dengan satu radio, berbeda dengan PtMP dimana satu radio AP dikonekan dengan banyak radio client.

Radio wireless untuk membuat BTS atau PtMP
Radio BTS PtMP

Radio PtMP punya beban yang berat Karena satu radio harus menangani lebih dari satu client.

Jadi jangan sekali-kali menggunakan radio CPE untuk dijadikan AP (harga murah) karena akan cepat rusak dan hasilnya juga tidak optimal.

Antena sectoral dan omni digunakan untuk radio PtMP dengan tujuan untuk mendapat sebaran sinyal yang lebih lebar untuk mengcover area yang lebih luas.

Radio dengan antena omni (sudut 360`)cocok digunakan untuk membuat BTS dengan performa standar dan jumlah client nya sedikit.

radio wireless dengan antena omni
antena omni directional

Jika jumlah client nya banyak maka kamu perlu menggunakan radio dengan antena sectoral untuk membuat BTS dengan performa tinggi.

Sudut antena sectoral mulai dari 45,60,90 hingga 120 derajat, jadi kamu akan memasang lebih dari satu radio untuk membuat BTS yang sudut coveran nya 360 derajat.

antena wireless sectoral
antena wireless sectoral

Baca: Rekomendasi radio ubnt untuk PtMP

Perangkat Wireless Client (CPE)

Customer premises equipment (cpe) adalah perangkat radio wireless yang terpasang di lokasi client agar bisa terkonek ke BTS yang kamu buat.

Harga perangkat CPE adalah yang paling murah dibanding perangkat untuk membuat P2P dan PtMP.

Spek nya juga yang paling rendah dan simple karena tugasnya hanya untuk konek ke BTS saja dan kapasitas bandwidth nya juga tidak sebesar radioPtMP dan P2P.

Jenis antena yang digunakanpun beragam, mulai dari antena panel, dish hingga grid.

Untuk client dengan jarak dibawah 3km bisa menggunakan radio CPE dengan antena patch panel (harga CPE paling murah).

CPE dengan antena grid biasa digunakan untuk client yang jaraknya lebih dari 3km dan maximal 7km.

Lebih dari 7km maka disarankan untuk menggunakan radio CPE dengan antena dish.

Baca: Rekomendasi radio ubnt untuk CPE/client

Perangkat WiFi (Wireless Jarak Dekat)

Perangkat radio WiFi didesain khusus untuk memberi akses jaringan keperangkat mobile seperti HP, tablet, IoT, laptop dan sejenisnya.

Perangkat mobile device ini punya pancaran sinyal (uplink) yang terbatas (dibawah 100m) jadi percuma saja kamu pakai radioPtMP yang bisa menjangkau 5KM untuk HP.

Karena radio wireless di mobile device hanya bisa menjangkau BTS yang jaraknya dibawah 150Meter.

Jadi gunakan peralatan yang dibuat sesuai desain nya.

Untuk membuat WiFi biasanya setiap merek sudah ada serinya tersendiri, baik WiFi untuk kelas rumah hingga WiFi kelas enterprise yang client nya bisa sampai ratusan.

UniFi in wall - WiFi AP yang dipasang di dinding
WiFi AP dipasang di Dinding

Misalnya untuk ubnt ada seri khusus radio WiFi dengan nama UniFi yang tersedia untuk pemasangan indoor dan outdoor

Baiknya gunakan radio WiFi untuk membangun jaringan WiFi, agar jaringan yang kamu buat berjalan dengan optimal.

Jika jumlah client WiFi sudah lebih dari 10 maka wajib gunakan WiFi yang sudah menggunakan standar wireless 802.11AC dan antena MIMO.

Ini bertujuan agar saat ramai kualitas koneksi wifimu tidak turun yang ditandai dengan jaringan yang putus nyambung.

Baca: Rekomendasi radio UniFi untuk membuat WiFi hotspot


Wireless & Network Mode Rada Radio

Saat setting radio wireless kamu akan menemui wireless mode dan network mode.

Wireless mode digunakan untuk mengatur bagaimana sebuah radio wireless bisa terhubung dengan radio wireless lain.

Sedangkan network mode digunakan untuk mengatur bagaimana peraangkat yang terkonek ke radio tersebut untuk konek ke jaringan Wireless.

Wireless Mode

Pada jaringan wirelees sebuah radio harus punya mode/role/peran yang berbeda agar perangkat lain bisa konek atau sebaliknya.

Mode AP sebagai pemancar, Mode station sebagai Client dan Mode Repeater sebagai client station sekaligus AP.

Wireless Mode

AccessPoint (AP)

Pada koneksi PtP atau PtMP radio yang dipasang di BTS harus dalam mode Access Point atau pemancar.

Radio inilah yang terus menerus broadcars SSID yang akan muncul jika kamu scann menggunakan radio lain yang modenya client atau station.

Radio mode AP pada jaringan Wireless
Mode Radio – Access Point

Station

Untuk bisa menangkap sinyal dari BTS maka radio client (CPE) harus diset ke mode client/station.

Ini berlaku untuk koneksi PtP juga, dimana radio harus berpasangan.

Satu sebagai Access Point dan yang lain nya harus dalam mode client/station agar bisa konek.

Radio mode client station  pada jaringan Wireless
Mode Radio Client Station

AP Repeater

Pada mode repeater radio wireless mu akan menangkap sinyal dan memancarkan nya kembali.

Tujuan nya untuk memperluas dan memperkuat sinyal yang diterima oleh radio tersebut.

Radio mode AP repeater pada jaringan Wireless
Mode Radio Repeater

Network Mode

Network mode mengatur bagaimana perangkat yang terkoneksi ke sebuah radio wifi bisa masuk ke sebuah jaringan.

network mode pada radio wireless
Network mode

Sebagaimana kita tau, sebuah perangkat bisa tehubung ke suatu jaringan jika dipasang IP yang tepat.

Biasa kamu sudah setting wireless mode dengan benar, tapi komputer/laptop yang terhubung dengan kabel ke perangkat wireless tidak nyambung internet nya.

Bridge

Bridge adalah mode jaringan dimana radio hanya bertindak layaknya sebuah kabel lan.

Bayangkan saja kalau radio adalah sebuah kabel lan tidak terlihat.

Jadi perangkat yang terkonek ke radio tersebut harus menggunakan IP sesuai netwok wireless tersebut.

skema network mode  bridge pada jaringan wireless
Radio Wireless Dengan Mode Bridge

Router

Dalam mode jaringan router, radio mu berfungsi untuk nge share koneksi ataupun internet dari jaringan asal.

Tujuan nya agar kamu tetap bisa pakai internet di banyak perangkat walau hanya dikasih satu IP yang bisa buat internetan.

skema network mode  router pada jaringan wireless
Radio Wireless Dengan Mode Router

Membuat Jaringan Wireless dan WiFi

Setelah kamu tau semua dasar jaringan wireless dari frekuensi, jenis antena, wireless mode, network mode,

maka sekarang kamu sudah bisa praktek membuat jaringan wireless sendiri untuk tujuan apapun.

Membuat Jaringan Wireless RTRW Net

Untuk mencover daerah terpencil yang belum ada infrastruktur internet kabel maka jaringan wireless bisa menjadi solusinya.

Selain biayanya sangat murah juka mudah dan cepat dalam pemasangan nya.

Jadi jangan heran jika sudah banyak orang yang membangun jaringan wireless untuk menjangkau desa-desa yang butuh internet tapi belum terjangkau indihome

Baca: Cara membuat Jaringan Wireless RT RW Net

Membuat Jaringan WiFi Indoor/Gedung

Jaringan WiFi ini dipasang didalam ruangan atau gedung, sinyal WiFi akan melemah jika menembus tembok.

Jadi untuk memasang WiFi didalam gedung jauh lebih sulit dibanding diluar ruangan yang tanpa halangan.

Pemilihan radio wireless harus tepat agar tidak boros anggaran tapi hasilnya maksimal.

Membuat Jaringan WiFi Outdoor

Jaringan WiFi biasnaya dipasang di dalam gedung untuk memberi akses internet ke perangakt mobile device.

Tapi untuk tempat tertentu yang perlu unternet juga perlu dipasang WiFi seperti stadion, konser, alun-alun, lapangan dan sejenisnya.

Untuk tempat terbuka seperti ini kamu perlu alat dan tehnik khusus untuk membangun jaringan WiFi.

Membuat jaringan WiFi outdoor jauh lebih mudah dan murah jika kamu menggunakan alat yang tepat .

Baca : Cara membuat Jaringan WiFi indoor & outdoor

Anda Perlu Bantuan?

Jika ada kesulitan silakan bertanya lewat kolom komentar atau tombol konsultasi gratis.

Tapi jika anda tidak ingin repot, hasil cepat atau perlu disettingkan,
silakan pilih paket bantuan yang cocok untuk anda ;

Pembahasan Terkait
membuat wifi hotspot di rumah, kantor gratis dan sistem voucher
Cara Membuat WiFi Hotspot Sendiri Lengkap Untuk Pemula

Ingin membuat Hotspot sendiri untuk berbagi internet lewat WiFi? Ini adalah tutorial beneran, jadi tidak ada cara membuat WiFi dengan Read more

membuka bisnis wifi hotspot rumahan
Cara Membuat Usaha Bisnis WiFi Hotspot Rumahan

Internet sudah menjadi barang kebutuhan keseharian, fenomena ini bisa menjadi peluang usaha untuk membuka bisnis WiFi hotspot rumahan. Hanya dengan Read more

panduan memilih perangkat wireless dan wifi untuk membuat RT RW Net
Memilih Perangkat Wireless & WiFi AP Untuk RT RW Net

Bingung saat memilih Wireless & WiFi Access Point (AP) untuk BTS Atau client station (CPE) saat membuat jaringan wireless RT Read more

apa itu rt rw net, alat topologi dan cara membuatnya
Belajar RT RW NET | Topologi, Alat & Cara Membuat Nya

Konsep jaringan RT RW Net sudah ada sejak tahun 2000-an tapi menjadi sangat marak akhir-akhir ini setelah wabah covid-19 dan Read more

2 tanggapan pada “Belajar Jaringan Wireless & WiFi Dasar Untuk Pemula

  1. Pak saya mau bertanya topologi yg ptmp untuk ap utama memakai ubnt mode bridge trus mau saya kembangkan diruma klien memakai ubnt jg mode station bridge dan turun ke router bawah jg mode ap bridge nah kenapa gadget/laptop yg konek dirouter itu mac yg terbaca dimikrotik jd mac ubnt yg station td ya bukan mac gadget/laptopnya sendiri dan saya jg tidak bisa meremot router yg dibawah dari mikrotik yg dapat diremot mentok distationnya saja trimakasih

    1. Hallo kk Agung,
      sudahkan kk mengaktifkan fitur WDS (Transparent Bridge Mode) ?
      jika belum maka coba enable fitur tersebut agar bener-bener transparent jaringan bridge WDS nya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas