Memilih Cara Install Linux Sesuai dengan Keadaan dan Kebutuhan

Linux bisa diinstall atau  dicoba melalui berbagai macam cara,linux memang hebat dan sangat flexible tidak seperti sistem operasi lain.Jika kamu sekedar ingin tau rupa dan mencoba linux kamu tidak perlu menginstallnya sama sekali,cukup dengan diboot dari CD/DVD atau USB secar Live tanpa install.

A. Mencoba Linux tanpa Install (Live CD)

Walau bisa tapi saya tidak merekomendasikan menggunakan tehnik ini untuk memulai belajar, justru tehnik ini dipakai oleh orang yang telah ahli dan mahir linux untuk tujuan perbaikan sistem/maintenante.

Pasti kamu berontak kenapa gak boleh dan tidak saya rekondasikan? Alasan nya adalah jika kamu menggunakan live CD maka semua perubahan dan update yang kamu lakukan pada linux Live CD akan hilang dan tidak tersimpan ketika komputer direstart.Setiap kali menggunakan linux Live Cd harus setting ini itu untuk memulai belajar linux,ini sangat gak efisien dan membuang waktumu. Jika kamu tetap ingin mencoba linux secara live tetapi perubahan yang kamu lakukan tersimpan walau komputer restart,kamu bisa mencoba menggunakan cara Persistence Live USB Flashdisk

B.Mencoba Linux dengan Persistence Live USB Flashdisk

Berbeda dengan cara live CD yang tidak menyimpan perubahan setelah komputer restart,metode Persistence Live USB Flashdik memungkinkan linux untuk menyimpan perubahan walau komputer direstart.Cara ini ada batasan nya seperti tidak bisa update kernel dan mengubah file system namun kamu bisa belajar dan bermain dengan linux dengan menyenangkan dari install aplikasi hingga bisa menjalankan linux di komputer manapun tanpa perlu install apapun,cukup dengan colok USB Flashdiskmu.

C. Instalasi Linux Menggunakan Dual Boot

Artinya kamu akan menginstall Linux pada hardisk yang sama tanpa harus menghapus Windows jadi hardisknya akan di bagi dua. Jadi nanti ketika menghidupkan komputer kamu tinggal pilih mau pakai windows atau linux.

Keunggulan install linux dengan teknik dual boot:

– Linux akan berjalan dengan performa sesui dengan kemampuan/spec hardware
– Sistem operasi lama tidak akan terhapus dan tetap bisa digunakan dengan memilih sistem operasi mana yang akan digunakan saat booting
– File yang berada di sistem operasi sebelum nya bisa kamu buka dan kelola dari linux

Kekurangan install linux dengan tehnik dual boot:

– Perlu mengukuti panduan dengan teliti dan berhati-hati agar tidak terpeleset saat melakukan pra dan proses installasi yang menyebabkan file yang berada di sistem operasi sebelum nya terhapus secara tidak sengaja.
– File yang berada di linux tidak bisa dibuka dari windows, jika diletakan di partisi linux/ partisi dengan format yang tidak didukung windows (selain FAT & NTFS windows gak bisa baca)
– Perlu restart komputer untuk berpindah dari sistem operasi linux ke sistem operasi sebelum nya dan sebaliknya.

D. Instalasi Linux menggunakan Virtualisasi

Kamu bisa menginstall linux didalam Windows dengan aplikasi virtualisasi cara ini berbeda dengan cara yang di sebutkan di atas karena kamu tidak perlu memecah/membagi harddisk. Kamu hanya perlu install software virtualisasi Virtualbox dan kamu sudah bisa menjalankan linux di dalam windows.

Keunggulan install linux dengan tehnik Virtualisasi :

– Lebih mudah dari teknik dual boot karena tidak perlu melakukan pemecahan partisi
– Tidak ada resiko file hilang karena terpeleset saat proses intall, karena tehnik ini tidak mengubah struktur harddisk
– Kamu bisa menggunakan Linux dan Windows/sistem operasi lain pada saat yang bersamaan tanpa perlu proses restart untuk memilihnya seperti tehnik dual boot.

Kekurangan install linux dengan tehnik Virtualisasi :

– Memerlukan ruang Harddisk dan RAM lebih banyak,karena secara teknis kamu menjalankan 2 sistem operasi di satu komputer sehingga performa/kecepatan komputer akan terpecah
– Kecepatan Linux tidak secepat saat menggunakan teknik dual boot
– Sistem operasi utama (Windows) akan sedikit lambat karena RAM dan hardisk dipakai sebagian oleh Linux yang berjalan secara Virtualisasi.

Bingung pilih dualboot atau virtualisasi? baik akan saya bantu kamu memutuuskan mana yang paling cocok dengan keadaan kamu saat ini
Gunakan tehnik virtualisasi jika keadaan kamu saat ini :

    • Kamu punya RAM minimal 4GB (lebih tambah bagus) dan ruang harddisk yang tersedia minimal 15GB
    • Kamu punya RAM minimal 4GB (lebih tambah bagus) dan ruang harddisk yang tersedia minimal 15GB
    • Kamu menginginkan kemudahan saat proses installasi tanpa resiko
    • Kamu menginginkan kemudahan saat proses installasi tanpa resiko
    • Punya layar yang agak lebar diatas 14′ tapi kalau kamu rela gantian layar sih gak papa, bisa saja kok selow ^_^
    • Punya layar yang agak lebar diatas 14′ tapi kalau kamu rela gantian layar sih gak papa, bisa saja kok selow ^_^

Guanakan tehnik Dual boot jika keadaan kamu saat ini : Guanakan tehnik Dual boot jika keadaan kamu saat ini :

    • Ram pas-pasan cuman 2GB atau kurang dari 4GB
    • Ram pas-pasan cuman 2GB atau kurang dari 4GB
    • Pengin linux mu jalan dengan performa full sesuai dengan spec kemampuan komputermu
    • Pengin linux mu jalan dengan performa full sesuai dengan spec kemampuan komputermu
    • Pengin merasakan menggunakan linux secara utuh dan memaksa dirimu untuk menggunakan dan belajar linux dengan lebih cepat.
    • Pengin merasakan menggunakan linux secara utuh dan memaksa dirimu untuk menggunakan dan belajar linux dengan lebih cepat.
    • Pengin menggunakan linux untukpekerjaan dan kegiatan sehari-hari namun game atau aplikasi tertentu hanya bisa jalan di windows.
    • Pengin menggunakan linux untukpekerjaan dan kegiatan sehari-hari namun game atau aplikasi tertentu hanya bisa jalan di windows.

Tetap masih bingung? Baiklah saya sarankan untuk menginstall dengan cara /tehnik virtualisasi terlebih dahulu dan jika setelah dicoba performanya lemot dan tidak memungkinkan maka kamu harus gunakan cara dualboot agar linux berjalan sepenuhnya dengan spec komputer/laptop yang ada. Tetap masih bingung? Baiklah saya sarankan untuk menginstall dengan cara /tehnik virtualisasi terlebih dahulu dan jika setelah dicoba performanya lemot dan tidak memungkinkan maka kamu harus gunakan cara dualboot agar linux berjalan sepenuhnya dengan spec komputer/laptop yang ada.

E. Instalasi Linux Sebagai OS Utama

Jika kamu sudah memastikan 100% tidak ada lagi aplikasi windows yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan mu, maka kamu bisa menggunakan linux secara penuh dengan cara diinstall secara langsung di harddisk/SSD mu.Cara ini akan menghapus data dan merubah struktur partisi yang ada pada hardisk/SSD agar linux bisa berjalan secara optimal di komputermu.

Linux telah dilengkapi dengan windows emulator (Wine) sehingga kamu bisa menjalankan beberapa aplikasi windows di linux secara langsung.Jika kamu memerlukan sistem operasi windows untuk suatu hal dan sifatnya sangat jarang maka kamu bisa menginstall windows di dalam linux dengan cara virtualisasi menggunakan virtualbox atau KVM (Kernel-based Virtual Machine)

KESIMPULAN:

Linux mempunyai tingkat flexibilitas yang tinggi,hal ini menjadi daya tarik untuk kalangan engineer dan developer sebagai sistem operasi dalam setiap project mereka. Flexibilitas ini dimulai dari cara install ,bahkan linux menyediakan fitur agar linux bisa dijalankan tanpa perlu install untuk digunakan sebagai alat maintenance atau sekedar memberi fasilitas pemula yang ingin mencoba linux tanpa  install.